BKN Setuju Pecat Tiga ASN Lebong

PELABAI – Pemecatan terhadap tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong, dipastikan bakal dilaksanakan dalam waktu dekat. Surat Keputusan (SK) pemecatan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) atas dua ASN bidang umum dan satu tenaga dokter itu sudah disampaikan ke Pemkab Lebong.

‘’Benar, SK pemberhentian ketiga PNS itu sudah kami terima dari BKN. Secepatnya kami laksanakan perintah dari BKN itu,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong, H. Guntur, S.Sos kepada RB, kemarin (29/1).

Teknis pemecatan, lanjut Guntur, tinggal penyerahan SK pemberhentian dari BKN kepada tiga ASN bersangkutan. Yakni kepada Mahmud El-Ghazny, SP yang terakhir bertugas di Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan), Sukirno, S.Pd yang terakhir bertugas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) serta dr. Andrian yang terakhir bertugas di Dinas

Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

‘’Namun sebelum SK pemberhentian dibagikan, kami akan menggelar rapat dulu bersama Baperjakat (badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan, red) Kabupaten Lebong,’’ terang Guntur. Rapat yang rencananya dilaksanakan di ruang rapat bupati itu untuk menentukan kapan dan seperti apa teknis penyerahan SK dari BKN sekaligus pemberhentian terhadap ketiga PNS bersangkutan.

Ketiga ASNitu dipecat lantaran melakukan pelanggaran berat. Mahmoud yang pernah menjabat Ketua KPU Kabupaten Lebong dan Sukirno yang pernah menjabat Sekretaris Dikbud melanggar disiplin PNS karena melakukan perbuatan melawan hukum. Yakni melakukan tindak pidana korupsi. Sedangkan dr. Andrian melanggar disiplin PNS karena tidak masuk kerja lebih satu tahun. ‘’Yang pasti ketiga ASN itu diberhentikan karena melakukan pelanggaran berat atas disiplin,’’ tukas Guntur.

Data dihimpun, Mahmud divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu Agustus 2012 dengan hukuman 3 tahun penjara atas kasus korupsi dana Pilkada Gubernur dan Bupati Kabupaten Lebong tahun 2010.  Satunya lagi, mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Diknaspora) Lebong, Sukirno, S.Pd yang divonis 4 tahun penjara atas kasus korupsi pengadaan buku DAK tahun 2010 sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) 15 Juni 2015.

Pemecetaan keduanya sesuai amanah pasal 87 ayat (4) huruf b Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Pasal itu menjelaskan, ASN diberhentikan dengan tidak hormat jika dihukum penjara berdasar putusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap. Baik karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan dan/atau pidana umum.(sca)

Sumber : http://harianrakyatbengkulu.com/ver3/2018/01/30/bkn-setuju-pecat-tiga-asn-lebong/

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *